Langsung ke konten utama

Perbedaan Honda Brio Satya dan Brio Sport!

Perbedaan yang mencolok antara Honda Brio Satya dengan Brio Sport tentu saja terletak pada mesin yang ditanamkan ke dalamnya. Seperti kita tahu, Brio Sport menggunakan mesin i-VTEC yang berkapasitas 1300 cc. Sedangkan Brio Satya hanya memakai mesin yang kapasitasnya 1200 cc. Hal ini membuat Honda Brio Sport memiliki performa yang lebih bertenaga dibandingkan dengan Brio Satya.

Selain itu, Brio Sport juga sanggup menghasilkan daya maksimum hingga mencapai 100 ps/6000 rpm dan torsinya 13 kg.m/4800 rpm. Nilai tersebut kurang lebih setara dengan 15 persen lebih besar daripada kemampuan yang dimiliki oleh Brio Satya. Meskipun begitu, antara Brio Sport dan Brio Satya sama-sama dilengkapi 4 buah silinder segaris dengan 16 katup. Keduanya juga sama-sama mengaplikasikan teknologi Drive by Wire. Persamaan lainnya terletak pada sistem penyuplai bahan bakar yang memakai PGM-FI.

brio-satya-brio-sport.jpg

Nah, di bawah ini faktor-faktor yang menjadikan mobil Brio Satya berbeda dengan Brio Sport!

Dimensi

Menariknya ukuran Brio Satya dan Brio Sport secara keseluruhan tidak jauh berbeda. Perbedaan yang mencolok justru terletak pada berat kosong kedua mobil buatan Honda ini. Bobot Brio Sport transmisi manual adalah 910 kg, sedangkan untuk versi transmisi matic-nya seberat 950 kg. Tidak sama dengan Brio Satya tipe A yang memiliki berat 925 kg serta Brio Satya tipe S dan E yaitu 930 kg.

Transmisi

Seperti yang sudah kami sebut di atas, Brio Sport hadir dalam dua pilihan transmisi. Yakni mobil yang menggunakan transmisi manual dan juga mobil bertransmisi otomatis. Sementara untuk semua tipe Brio Satya dilengkapi dengan senjata berupa transmisi manual. Sedangkan persamaannya ialah sama-sama memiliki 5 percepatan dengan fitur Grade Logic Control dan Shift Hold System.

Kemudi

Brio Sport dan Brio Satya juga mempunyai perbedaan di sistem kemudinya. Hal ini dikarenakan Brio Sport sudah dilengkapi dengan fitur tilt steering. Sayangnya Brio Satya tidak dibekali fitur tersebut. Namun Anda tidak perlu khawatir sebab kedua mobil ini sama-sama sudah menggunakan fitur Rack & Pinion serta Electric Power Steering.

Velg

Velg yang terpasang pada mobil Brio Sport terbuat dari bahan alloy. Begitu pula dengan Brio Satya tipe E menggunakan velg dengan bahan yang sama. Sementara itu, Brio Satya tipe A dan tipe S tidak memakai velg dari bahan alloy. Adapun untuk ukurannya sama persis yaitu 175 / 65 R14.

Eksterior

Ada banyak sekali perbedaan antara Brio Sport dan Brio Satya dari segi eksteriornya. Misalnya Brio Sport dilengkapi dengan lampu kabut. Sedangkan lampu kabut pada Brio Satya hanya tersedia di tipe E. Bumper belakang Brio Sport juga beraksen E, berbeda dengan bumper belakang Brio Satya tipe E yang berwarna hitam. Perbedaan juga terletak pada wiper belakang, di mana hanya tipe E Brio Satya yang memilikinya. Sedangkan untuk semua varian Brio Sport dilengkapi wiper belakang ini.

Interior

Nuansa desain interior yang terdapat di dalam mobil Brio Sport pun tidak sama dengan Brio Satya. Secara keseluruhan, fitur-fitur yang dimiliki oleh Brio Sport jauh lebih komplit dibandingkan Brio Satya. Brio Sport diperkaya dengan sistem audio dengan double din dan empat speaker, power door mirror, dual sunvisor dengan kaca, dual tone warna interior, dual seatback pocket, serta tiga grab rail.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...