Langsung ke konten utama

Inilah 9 Perbedaan Mobil SUV dan MPV

Tahukah Anda, apa sih bedanya mobil SUV dengan MPV? Semakin hari, variasi dari jenis mobil semakin banyak. Dua di antaranya yang paling difavoritkan oleh masyarakat Indonesia yaitu mobil SUV serta mobil MPV. Mobil SUV mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri yang tidak ditemukan pada mobil MPV. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, Anda harus menyesuaikan mobil yang dipilih dengan kebutuhan.

Mobil SUV

perbedaan-mobil-suv.jpg

Mobil SUV (Sport Utility Vehicle) adalah mobil yang secara khusus dirancang untuk keperluan olahraga/sport. Mobil ini didukung oleh mesin berkapasitas besar agar sanggup melewati berbagai kondisi medan. Dimensinya pun besar dengan bobot yang berat sehingga membuatnya lebih tangguh menerjang rintangan. Sayangnya hal ini pula yang menyebabkan kebutuhan bahan bakar mobil SUV menjadi semakin banyak. Ada tiga macam mobil SUV yang beredar di pasaran antara lain medium SUV, low SUV, dan mini SUV. Contoh-contoh dari mobil yang berjenis SUV yaitu Suzuki Grand Vitara, Honda CRV, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda BR-V, dan Nissan Juke.

Mobil MPV

perbedaan-mobil-mpv.jpg

Mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) merupakan mobil yang dipersembahkan untuk keluarga. Tidak heran kalau kenyamanan dan keamanan menjadi dua faktor yang sangat diperhatikan pada mobil ini. Selain itu, mobil MPV juga memiliki tempat duduk yang banyak dengan kapasitas bagasi yang besar. Kelebihan lainnya yaitu mesin yang ditanamkan di mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem pengelolaan bahan bakar yang membuat konsumsi bahan bakarnya lebih irit. Tetapi mayoritas mesin tersebut hanya memiliki kapasitas di bawah 1500 cc. Beberapa contoh mobil MPV seperti Toyota Calya, Nissan Serena, KIA Sedona, Toyota Sienta, dan Honda Freed.

Perbedaan

Di bawah ini sembilan perbedaan antara mobil SUV dengan mobil MPV yakni :

  1. Mobil SUV sebenarnya adalah mobil yang diperuntukkan sebagai sarana olahraga. Karenanya jenis mobil ini sangat memperhatikan kekuatan dan ketangguhan dalam menaklukkan berbagai medan. Sedangkan mobil MPV merupakan mobil keluarga yang sangat mengedepankan keamanan dan kenyamanannya.
  2. Mobil MPV mempunyai kapasitas penumpang yang lebih banyak dibandingkan dengan mobil SUV. Rata-rata jumlah penumpang yang bisa diangkut oleh mobil MPV bahkan mencapai 8 orang. Berbeda dengan mobil SUV yang hanya sanggup membawa penumpang tidak lebih dari 5 orang.
  3. Mobil SUV lebih boros bensin ketimbang mobil MPV. Penyebab utamanya ialah beban yang harus ditanggung oleh mobil ini jauh lebih berat. Kapasitas mesin yang besar juga turut mempengaruhi konsumsi bahan bakar pada mobil MPV. Hal ini tidak sama dengan mobil MPV yang lebih irit bahan bakar berkat adanya sistem pengelolaan bahan bakar di dalamnya.
  4. Awalnya semua mobil SUV menggunakan sistem penggerak 4wd atau 4 penggerak roda untuk menghasilkan tenaga yang besar. Namun untuk lebih menghemat konsumsi bahan bakar, kebanyakan mobil SUV keluaran terbaru kini memakai sistem penggerak dua roda. Bandingkan dengan mobil MPV yang sedari awal sudah dilengkapi sistem penggerak dua roda. Bahkan kini sistem tersebut ada yang ditanamkan pada roda depan atau roda belakang.
  5. Karena sejatinya dipergunakan untuk kegiatan offroad, mobil SUV selalu dibekali dengan mesin berkapasitas besar. Kapasitas mesin yang ada di dalam mobil ini biasanya berada di atas 1500 cc. Sementara itu, mayoritas mobil MPV cukup diperkuat oleh mesin yang kapasitasnya tidak lebih dari 1500 cc. Tujuannya supaya lebih hemat bahan bakar dan lebih aman.
  6. Jika dibandingkan bobot yang dimilikinya, pasti mobil SUV lebih berat dibandingkan dengan mobil MPV. Hal ini dimaksudkan supaya mobil SUV tetap tangguh berada di jalan onroad maupun offroad. Bahkan selisih perbedaan bobotnya sendiri bisa mencapai 1 ton lebih. Selain karena faktor dimensi, jenis material yang digunakan untuk membuat bodi mobil juga turut mempengaruhi bobotnya.
  7. Pembuatan mobil SUV memakai struktur body on frame alias posisi bodi mobilnya berada di atas sasis. Maksudnya supaya mobil bisa melewati jalan yang kondisinya buruk sekalipun dengan gampang. Berbeda dengan mobil MPV yang mengusung desain bodi yang berbentuk lebih lebar dan lebih tinggi sehingga ukuran kabinnya pun menjadi lebih luas.
  8. Karakteristik ban yang digunakan untuk mobil SUV dan mobil MPV pun tidak sama. Ban untuk mobil SUV umumnya memiliki permukaan yang kasar sesuai dengan fungsi awal dari mobil ini. Sedangkan ban untuk mobil MPV memiliki desain kembangan yang lebih rapat. Jika sampai salah dalam memilih ban, risikonya adalah mobil menjadi boros bensin serta ban tersebut bisa pecah sewaktu-waktu.
  9. Jarak antara bodi ke tanah (ground clearance) pada mobil SUV juga berbeda dengan mobil MPV. Mobil SUV rata-rata memiliki ground clearance yang tinggi untuk mendukungnya dalam menempuh medan yang sulit. Tetapi pada mobil MPV yang biasa dipakai untuk kendaraan harian, jarak dari bodi ke tanahnya lebih rendah daripada mobil SUV.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...