Langsung ke konten utama

Perbedaan Adipura dan Kalpataru

Apa sih beda antara adipura dan kalpataru? Pemerintah Indonesia memberikan penghargaan tertinggi kepada mereka yang telah berjasa bagi lingkungan hidup. Kedua penghargaan tersebut biasanya diberikan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal. Walaupun dasar-dasar yang menjadi acuan pemberian adipura dan kalpataru ini mirip, tetapi kenyataannya ada perbedaan-perbedaan yang mencolok.

Anda mungkin tertarik untuk mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan hidup semacam ini? Namun seperti apa yang pernah dikatakan Doc Hudson dalam film animasi Cars bahwa itu hanyalah sebuah mangkuk kosong. Mau dikasih penghargaan kek, mau nggak dikasih penghargaan kek, yang peting selow ae. Kesadaraan, kepedulian, dan kecintaan Anda terhadap lingkungan hidup lah jauh lebih penting dari semua itu.

perbedaan-adipura-dan-kalpataru.jpg

Adipura

Adipura adalah penghargaan yang diberikan kepada kota-kota di Indonesia yang telah berhasil dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan dengan baik. Jadi jelas bahwa subjek yang memperoleh penghargaan di sini adalah kota, bukan individu maupun kelompok. Semakin rapi kondisi suatu kota maka peluang untuk mendapatkan adipura akan semakin besar. Untuk menjaga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan, piala adipura ini biasanya bakal dipajang di balai kota.

Namun seperti kita tahu, ada banyak sekali jumlah kota di Indonesia yang masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Hal ini kemudian mendorong pemerintah terkait untuk mengelompokkannya menjadi empat kategori berdasarkan jumlah penduduknya. Di antaranya yaitu :

  1. Kota metropolitan yang memiliki penduduk lebih dari 1.000.000 jiwa.
  2. Kota besar yang memiliki penduduk antara 500.000 hingga 1.000.000 jiwa.
  3. Kota sedang yang memiliki penduduk antara 100.000 hingga 500.000 jiwa.
  4. Kota kecil yang memiliki penduduk kurang dari 100.000 jiwa.

Kalpataru

Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada individu atau kelompok yang telah berjasa di bidang lingkungan hidup terutama dalam usahanya melestarikan lingkungan hidup. Kata kalpataru berasal dari bahasa sansekerta yakni kalpataru/kalpawreksa yang berarti pohon kehidupan. Sedangkan untuk simbol kalpataru berasal dari relief kalpataru yang terdapat di candi-candi di Indonesia. Penganugerahan kalpataru dilakukan pertama kali di tahun 1981 dan terus dilaksanakan setiap tahun sampai sekarang.

Terdapat empat kelompok penerima penghargaan kalpataru, antara lain :

  1. Perintis lingkungan meliputi warga negara Indonesia perseorangan bukan pegawai negeri maupun tokoh organisasi formal.
  2. Pengabdi lingkungan meliputi pegawai negeri atau petugas lapangan.
  3. Penyelamat lingkungan meliputi kelompok masyarakat, baik formal ataupun informal.
  4. Pembina lingkungan meliputi pejabat, peneliti, pengusaha, atau tokoh masyarakat.

Perbedaan

Dari keseluruhan uraian di atas, maka kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ada perbedaan yang mendasar antara adipura dengan kalpataru. Tidak lain yaitu subjek yang berhak menerima masing-masing penghargaan tersebut. Kalpataru merupakan penghargaan di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada seseorang atau kelompok orang. Berbeda dengan adipura yang merupakan penghargaan di bidang lingkungan hidup yang diberikan kepada kota.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...