Langsung ke konten utama

5 Perbedaan Penting dari Tabungan dan Investasi

Apa perbedaan antara tabungan dan investasi ya? Sebagian besar dari kita pasti sudah akrab dengan tabungan. Ini dikarenakan sudah sedari kecil kita dididik oleh orang tua supaya rajin menabung. Tapi bagaimana dengan investasi? Pasti hanya segelintir saja orang yang benar-benar tahu apa investasi. Kalau Anda sudah tahu pentingnya investasi atau bahkan sudah mulai berinvestasi, selamat karena nilai aset Anda akan stabil cenderung naik.

Anda harus tahu bahwa tabungan itu tidak sama dengan investasi. Persamaan antara kedua produk ini hanyalah sama-sama bisa dikeluarkan oleh bank. Sedangkan perbedaannya tentu sangatlah banyak. Faktor pembeda yang paling mendasar dari investasi dengan tabungan ialah tujuannya. Tujuan utama menabung adalah menyimpan aset supaya aman. Berbeda dengan tujuan utama berinvestasi yaitu menaikkan nilai aset. Tetapi risiko dalam berinvestasi jauh lebih besar daripada menabung.

perbedaan-tabungan-dan-investasi.jpg

Tabungan

Tabungan adalah sarana untuk mengamankan uang yang kita miliki. Uang yang terkumpul biasanya dipakai untuk jangka pendek. Risiko menabung di bank nyaris tidak ada karena keamanan uang kita dijamin oleh lembaga pemerintahan milik negara yang berwenang. Bahkan saat bangunan bank tempat kita menabung mengalami kebakaran, rubuh, atau bangkrut, uang kita tetap aman seratus persen. Tabungan juga biasanya memberikan tambahan bunga secara rutin yang menguntungkan bagi para nasabah karena nilai asetnya bakal bertambah.

Namun sayangnya produk tabungan ini selalu dibayang-bayangi oleh biaya administrasi yang besar. Akibatnya uang yang ditabungkan di bank pada kenyataannya justru mengalami pengurangan terus-menerus. Uang tabungan Anda benar-benar aman kalau saldo tabungan sudah mencapai sekitar Rp 15 juta-20 juta tergantung nominal biaya administrasi dan bunga yang diberikan. Pada kisaran saldo tersebut, bunga yang Anda dapatkan sudah cukup untuk menutupi/membayar biaya administrasi bulanan bank.

Investasi

Investasi merupakan alat yang paling tepat untuk meningkatkan atau menambah nilai aset. Dengan berinvestasi artinya kita menaruh uang pada aset yang diharapkan bisa bekerja untuk kita serta menghasilkan keuntungan di masa depan. Perlu Anda ketahui, nila suatu aset akan mengalami pengurangan akibat terjadinya inflasi alias naiknya harga-harga produk di pasar. Contoh kasanya yaitu nilai uang Rp 1.000.000 pada zaman dulu masih setara dengan tanah yang berukuran 10 x 10 m2. Tetapi karena inflasi, nilai Rp 1.000.000 berkurang drastis menjadi setara dengan tanah seluas 1 x 1 m2.

Jika kita menempatkan aset pada produk investasi yang pas, maka aset tersebut akan mengalami peningkatan nilai secara terus-menerus. Meskipun faktanya investasi mempunyai risiko yang sangat besar pada pengurangan nilai aset dengan tiba-tiba. Investasi juga dimaksudkan untuk tujuan jangka panjang sehingga Anda tidak bisa menguangkan aset investasi ini sewaktu-waktu. Investasi terbilang lebih menguntungkan daripada tabungan sebab potensi imbal hasilnya jauh lebih tinggi.

Perbedaan

Di bawah ini ada perbedaan-perbedaan antara tabungan dan investasi, antara lain :

  1. Tabungan berfungsi sebagai sarana penyimpanan aset. Berbeda dengan investasi yang berguna untuk menaikkan nilai aset.
  2. Tabungan ditujukan untuk jangka waktu yang pendek. Sedangkan investasi untuk jangka pendek. Investasi tidak bisa diuangkan sewaktu-waktu.
  3. Potensi imbal hasil investasi lebih tinggi daripada tabungan. Tabungan akan mengalami potongan biaya administrasi yang besar.
  4. Tabungan jauh lebih aman daripada investasi. Investasi memiliki risiko untuk hilang lebih tinggi ketimbang tabungan.
  5. Menabung sangatlah mudah. Tetapi berinvestasi membutuhkan pemikiran dan siasat yang jitu agar hasilnya sesuai harapan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...