Langsung ke konten utama

Ini Perbedaan Burung Kacer Jantan dan Betina!

Apa sih bedanya burung kacer jantan dan betina? Burung berkicau yang kini sedang naik daun, khususnya di Indonesia ialah burung kacer. Daya tarik dari burung ini terletak pada bunyi kicauannya yang sungguh merdu, lantang, serta bervariasi. Gayanya saat bernyanyi pun tampak menarik dengan mendongakkan kepalanya ke atas.

Sebenarnya burung kacer masih memiliki hubungan dekat dengan burung murai batu sebab keduanya sama-sama termasuk dalam genus Copsychus. Namun burung kacer mempunyai ciri-ciri khusus antara lain ekornya berukuran lebih panjang serta warna bulu tubuhnya dominan hitam dan putih. Kekhasan lainnya ialah burung kacer akan mengangkat ekornya ke atas saat berjalan di tanah.

Para penghobi kebanyakan lebih tertarik dengan burung kacer jantan daripada burung kacer betina. Penyebabnya sudah pasti karena burung kacer jantan mempunyai kualitas suara yang jauh lebih baik. Suara kacer jantan lebih merdu dan lebih lantang ketimbang kacer betina. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan alami burung kacer jantan yang menggunakan suaranya untuk memikat hati si betina.

kacer-jantan-dan-betina.jpg

Jadi khusus buat Anda yang tertarik mempunyai burung kacer sendiri, pastikan Anda memilih burung kacer jantan. Meskipun burung kacer betina juga pandai bersuara tetapi kualitas suaranya tidak sebagus burung kacer jantan. Anda sebaiknya mengajak teman yang sudah paham pada saat melakukan pembelian agar tidak tertipu. Jangan lupa juga untuk membekali diri Anda tentang bagaimana cara membedakan burung kacer jantan dan betina ini.

PERBEDAAN

Sebenarnya perbedaan antara burung kacer jantan dengan burung kacer betina cukup mencolok. Apalagi jika usia kedua burung tersebut sudah cukup dewasa, maka perbedaannya akan lebih kentara. Anda bisa mengamati bulu hitam yang ada di kepala burung kacer sebagai pembedanya. Kacer jantan memiliki bulu yang berwarna hitam mengkilap. Berbeda dengan bulu pada kacer betina yang warnanya hitam pucat/hitam keabu-abuan.

Justru relatif lebih sulit ketika Anda harus membedakan jenis kelamin burung yang masih anakan. Beberapa bagian yang bisa Anda perhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Burung kacer jantan memiliki postur tubuh yang lebih ramping. Sedangkan bentuk tubuh kacer betina cenderung bundar/membulat.
  2. Bagian dada burung kacer jantan tampak datar dan rata. Berbeda dengan bagian dada burung kacer betina yang lebih menonjol ke depan.
  3. Jika dilihat dengan baik, burung kacer jantan dan betina memiliki gaya berdiri yang tidak sama. Sikap berdiri kacer jantan lebih tegap daripada kacer betina.
  4. Kacer jantan mempunyai bintik hitam di bagian permukaan lidahnya. Sementara untuk burung kacer betina tidak memilikinya.
  5. Kepala kacer jantan berbentuk persegi dengan sisi atas yang rata. Namun pada burung kacer betina mempunyai kepala yang berbentuk lonjong.
  6. Ukuran paruh kacer jantan relatif lebih pendek ketimbang kacer betina. Selain itu, paruh kacer jantan juga berwarna hitam di bagian atas dan bawahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...