Langsung ke konten utama

Perbedaan Tahu Susu dan Tahu Sutera

Apakah perbedaan antara tahu susu dan tahu sutera? Kita semua tahu banyak sekali jenis tahu di Indonesia. Di antaranya ada tahu susu serta tahu sutera. Kedua tahu ini memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang lebih lembut daripada tahu-tahu lainnya. Namun terdapat perbedaan dari kedua jenis tahu ini. Anda harus mengetahui apa bedanya tahu susu dengan tahu sutera supaya bisa memilihnya dengan benar.

Meski sama-sama memiliki tekstur yang sama, pada tahu susu ditambahkan dengan bahan susu sapi murni. Sedangkan pada tahu sutera tidak sama sekali. Tahu susu diproses dengan cara menggumpalkan protein yang terdapat di dalam susu dengan trenet atau asam seperti lemon juice atau cuka. Dengan membuang bagian cairnya, bagian susu yang telah menggumpal tersebut kemudian dipadatkan.

tahu-susu-tahu-sutera.jpg

Sedangkan tahu sutera atau biasa kita sebut sebagai tofu, pada proses penggumpalannya menggunakan glucono delta lactol sebagai bahan penggumpalannya. Dengan konsentrasi yang sangat rendah berkisar 0,2-0,3 persen dari jumlah kedelai yang dipakai. Selain itu, dalam pengolahan guld atau hasil penggumpalan tahunya, guld atau gumpalan tahu tidak dipress maupun dipisahkan dari cairan. Melainkan harus didiamkan supaya menyerupai agar-agar.

Yang paling penting yang harus Anda tahu ketika mengolah tahu susu dan tahu sutera ini harus sangat hati-hati. Ini dikarenakan bahannya yang sangat lembut sehingga membuat kedua tahu ini mudah sekali hancur. Anda harus mengolahnya dengan cara yang tepat. Nah, bagaimana cara mengolah tahu susu dan tahu sutera ini supaya tidak cepat hancur? Kami punya tipsnya. Silakan simak tips-tips selengkapnya di bawah ini!

Berikut ini adalah cara menggoreng tahu susu atau tahu sutera agar tidak mudah hancur :

  1. Rendam tahu susu atau tahu sutera di dalam air hangat selama kurang lebih 10 menit kemudian angkat dan tiriskan dari sisa air.
  2. Potong tahu sesuai dengan selera ukuran dadu namun dimulai dari tengah. Potong dengan ukuran yang tidak terlalu kecil dan jangan terlalu tipis.
  3. Balut potongan tahu tadi dengan tepung bumbu atau tepung terigu yang telah diberi garam dan merica secukupnya.
  4. Gorenglah tahu di dalam minyak yang agak banyak karena tekstur tahu susu maupun tahu sutera ini sangat lembut.
  5. Pada saat menggoreng, jangan terlalu sering membalikkan tahu. Baliklah ketika bagian bawah tahu sudah mengering dan berwarna kekuningan.
  6. Jika sudah matang, angkat tahu tersebut lalu tiriskan menggunakan tisu agar minyak yang tersisa dapat terserap.

Selamat menikmati!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...