Langsung ke konten utama

5 Perbedaan Bunga dan Bagi Hasil Pada Bank

Apakah perbedaan antara bunga dan bagi hasil? Berdasarkan sistemnya, terdapat dua jenis bank di Indonesia yaitu bank konvensional dan bank syariah. Perbedaan yang paling mencolok antara kedua jenis bank tersebut terletak pada batas jasa yang diberikan oleh pihak bank ke nasabah. Bank konvensional menawarkan bunga, sedangkan bank syariah mempunyai sistem bagi hasil. Inilah faktor pembeda utama antara bank konvensional dan bank syariah.
Perlu Anda ketahui, bunga pada bank konvensional bisa dikategorikan sebagai riba dalam hukum islam. Riba adalah tambahan, pertumbuhan, peningkatan, atau ekspansi. Maksudnya di sini, sistem riba mengharuskan penambahan nominal selain pinjaman pokok. Sedangkan suku bunga merupakan persentase pokok utang yang dibayarkan sebagai balas jasa. Besar tingkatan suku bunga dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk kebijakan pemerintah dan jangka waktu.
bunga-dan-bagi-hasil.jpg
Terdapat 4 jenis bunga bank yang harus Anda ketahui, antara lain :
  1. Bunga flat adalah bunga yang besarnya selalu sama.
  2. Bunga efektif adalah bunga yang didasarkan pada nilai pokok yang belum terbayar.
  3. Bunga anuitas adalah bunga yang komposisinya dengan nilai pokok selalu berubah, tetapi besar angsuran tetap sama.
  4. Bunga mengambang adalah bunga yang selalu berubah sesuai dengan kondisi suku bunga di pasar.
Sementara itu, sistem bagi hasil sudah ditetapkan sejak awal sesuai akad yang disepakati bersama. Biasanya nilai sistem bagi hasil akan naik seiring dengan meningkatnya laba yang diperoleh.
Ada 3 jenis bagi hasil di antaranya :
  1. Bagi laba dilakukan dengan membagikan keuntungan yang diperoleh. Keuntungan dihitung dari selisih antara pendapatan dan biaya lainnya.
  2. Bagi laba kotor dilakukan dengan membagikan keuntungan yang didapatkan dari laba kotor. Cara menghitungnya yaitu pendapatan usaha dikurangi biaya produksi.
  3. Bagi penghasilan dilakukan dengan membagikan total pendapatan atau penghasilan yang diperoleh.
PERBEDAAN
Adapun perbedaan antara bunga dan bagi hasil yaitu :
  1. Bunga harus untung. Tetapi bagi hasil bisa untung atau rugi.
  2. Bunga disepakati pada awal pembukaan rekening. Sedangkan bagi hasil disepakati pada awal akad perjanjian dibuat.
  3. Perhitungan bunga dilakukan menurut nilai pokok. Berbeda dengan perhitungan bagi hasil didasarkan pada keuntungan yang diperoleh.
  4. Nilai bunga sangat dipengaruhi oleh suku bunga Bank Indonesia. Sementara nilai bagi hasil tidak akan berubah dan tetap sesuai akad yang telah dibuat.
  5. Besar bunga yang diberikan kepada penabung selalu tetap. Namun pada bagi hasil, besarnya bisa meningkat saat bank mendapatkan keuntungan besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...