Langsung ke konten utama

Perbedaan Kartu Memori SD, SDHC, SDXC, dan UHS

Tidak dipungkiri kalau kita membutuhkan kartu memori untuk mendukung kinerja gadget yang dimiliki. Kartu ini mempunyai peranan sebagai media penyimpanan tambahan bagi gadget sehingga dapat menyimpan file dalam jumlah yang lebih banyak. Rata-rata gadget seperti HP, kamera digital, atau music player memang memiliki kapasitas penyimpanan bawaan yang tidak terlalu besar. Nah, adanya kartu memori ini membantu pengguna untuk menambah kapasitas penyimpanan gadget tersebut.
Tahukah Anda, produk kartu memori yang beredar di pasaran terdiri dari beragam jenis? Selain dari segi ukurannya, kemampuan kartu memori tersebut juga berbeda-beda. Terutama pada kartu memori tipe SD card yang ternyata terdiri dari berbagai jenis. Ada SD card yang memiliki kemampuan rata-rata, tetapi ada pula SD card yang mempunyai kemampuan penyimpanan yang sangat besar hingga setara dengan harddisk dengan tingkat kecepatan membaca yang juga sangat mengagumkan.
perbedaan-kartu-memori.jpg
Ada baiknya bagi Anda sedang berniat untuk membeli kartu memori mencermati perbedaan-perbedaan berikut ini.
SD card Standar
SD card standar adalah kartu memori tipe SD generasi awal yang pertama kali diciptakan. Kartu ini memiliki kapasitas penyimpanan data yang berkisar antara 64 MB sampai 2 GB. Jenis format bawaan yang digunakannya ialah FAT16. Kartu memori tipe SD card standar ini kompatibel terhadap perangkat-perangkat yang mendukung semua tipe kartu memori SD, baik itu SD, SDHC, atau SDXC.
SDHC (SD High Capacity)
Kartu memori SDHC (SD High Capacity) merupakan kartu memori yang berbasis pada SDA 2.0. Kartu memori ini memiliki kemampuan penyimpanan data yang berada di kisaran 4 GB hingga 32 GB. Jenis format bawaan yang digunakannya adalah FAT32. Kartu memori SDHC tidak kompatibel dengan perangkat yang mendukung SD card standar karena proses kerjanya yang berbeda. Namun faktanya ialah hampir semua perangkat yang diproduksi pada tahun 2008 ke atas telah mendukung kartu memori SDHC ini.
SDXC (SD Extended Capacity)
Kartu memori SDXC (SD Extended Capacity) merupakan pengembangan dari kartu memori SDHC. Kartu memori ini berbasis pada SDA 3.0. Kartu memori SDXC memilik kapasitas tempat penyimpanan data sekitar 64 GB sampai dengan 2 TB. Format bawaan yang digunakan pun berbeda dari SDHC, di mana SDXC ini memakai format yang bertipe exFAT. Umumnya kartu memori SDXC tidak kompatibel dengan perangkat yang mendukung SD atau SDHC karena memiliki proses kerja yang berbeda.
UHS (Ultra High Speed)
UHS menyatakan tingkat kecepatan suatu perangkat dalam membaca file yang ada di dalam kartu memori. Saat ini generasi terbaru dari SDHC dan SDXC sudah dibekali dengan teknologi UHS I dan UHS II. UHS mempunyai tingkat kecepatan transfer mencapai 50 MBps (UHS-50) dan 104 MBps (UHS-104). Berbeda dengan UHS II yang memiliki tingkat kecepatan transfer hingga 156 MBps dan 312 MBps. Kartu memori UHS sendiri bisa digunakan oleh semua perangkat.
PERBEDAAN
Perbedaan antara beberapa jenis kartu memori di atas hanya terbatas pada format bawaan yang digunakan serta kapasitas penyimpanan yang dimilikinya. Selain itu, tidak ada lagi faktor-faktor yang bisa membedakannya secara mencolok. Sedangkan untuk tingkat kecepatannya dipengaruhi oleh kelas kartu memori tersebut. Kartu memori terbagi menjadi lima kelas yaitu 2, 4, 6, 8, dan 10. Pada kelas 2, kecepatan transfer data minimum adalah 2 MBps. Begitu pula dengan kelas 4 yang memiliki kecepatan transfer data minimum 4 MBps dan seterusnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...