Langsung ke konten utama

Ini Dia Perbedaan Bunglon dan Iguana

Kalau ada pertanyaan apakah hewan yang bisa mengubah warna tubuhnya? Jawabannya tentu adalah bunglon dan iguana. Bunglon secara alami hidup di Indonesia. Anda dapat menemukan bunglon di kebun, ladang, taman, dan lain-lain. Intinya Anda bisa berburu bunglon sendiri jika mau. Sedangkan untuk iguana, Anda harus membelinya di toko binatang peliharaan. Iguana merupakan binatang endemik yang berasal dari Benua Amerika.
Bunglon sebenarnya berbeda dari iguana. Selain dari segi habitatnya, perbedaan tersebut juga mencakup karakteristik fisik dan perilakunya. Jadi Anda jangan sampai salah dalam menyebut bunglon atau iguana. Boleh dibilang kalau iguana ialah binatang yang mahal sebab Anda harus mengimpornya dari luar negeri kalau ingin memeliharanya. Tapi bukan berarti bunglon murah loh ya. Sebab bunglon juga ada yang harganya sangat mahal, apalagi kalau warnanya unik.
perbedaan-bunglon-dan-iguana.jpg
Bunglon
Berikut ini perbedaan-perbedaan antara bunglon dan iguana yaitu :
  1. Kemampuan Berubah Warna
Bunglon terkenal sekali dengan kemampuannya yang mampu mengubah warna tubuh atau biasa disebut mimikri. Hal ini biasanya dilakukan ketika bunglon merasa terancam. Dia akan mengubah warna tubuh menyerupai kondisi warna di sekelilingnya. Paling sering ialah perubahan warna dari cokelat ke hijau atau sebaliknya. Bunglon mampu mengubah warna tubuh dengan sangat cepat. Berbeda dengan iguana yang perubahan warnanya hanya terjadi seiring dengan pertambahan usia.
  1. Perbandingan Ukuran Tubuh
Iguana mempunyai ukuran tubuh rata-rata yang jauh lebih besar dan lebih panjang daripada bunglon. Bahkan iguana dewasa sanggup memiliki tubuh sepanjang 1-2 m. Anda tidak perlu heran karena ini sangat alamiah. Bandingkan dengan bunglon yang ukurannya jauh lebih kecil. Ukuran bunglon dewasa saja mungkin sepadan dengan bayi iguana. Ini juga yang menjadi pembedanya. Untuk mengingatnya, tidak salah jika Anda menyebut iguana adalah bunglon raksasa.
perbedaan-iguana-dan-bunglon.jpg
Iguana
  1. Gelambir di Bawah Mulut
Bunglon dan iguana sama-sama mempunyai gelambir (dewlap) di bawah mulutnya. Kedua reptil ini memiliki gelambir yang terkulai ke bawah. Gelambir tersebut berdaging tetapi tidak bertulang. Yang membedakan di sini adalah ukuran gelambir iguana jauh lebih besar daripada gelambir milik bunglon. Itulah kenapa, Anda bisa melihat gelambir iguana dengan sangat jelas. Berbeda dari gelambir bunglon yang harus diperhatikan secara teliti kalau Anda ingin melihatnya.
  1. Rupa dan Bentuk Wajah
Bunglon memiliki ukuran kepala yang lebih kecil daripada iguana. Hal ini wajar sebab ukuran tubuh secara keseluruhan iguana pun lebih besar dibandingkan dengan bunglon. Tapi hidung bunglon tampak lebih lancip, sedangkan hidung iguana terlihat tumpul. Kemudian dari segi lingkaran menyerupai telinga di rahang (subtympanic shield), milik iguana lebih besar ketimbang bunglon.
  1. Rupa Duri di Tubuh
Bunglon dan iguana sering dianggap mirip karena sama-sama mempunyai duri di tubuhnya. Bagian ini biasa disebut spike. Duri-duri tersebut menempel di sepanjang punggung iguana, mulai dari kepala sampai ke punggung bagian bawah. Sedangkan untuk bunglon, duri-duri spike ini hanya terlihat di bagian belakang kepala atau sekitar leher saja. Hal ini tentu jelas berbeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...