Langsung ke konten utama

13 Perbedaan Yamaha NMAX dan Honda PCX

Meskipun diklaim berada di segmen yang berbeda, tetapi secara kasat mata Yamaha NMAX dan Honda PCX tetaplah kompetitor. Kedatangan Yamaha NMAX di Indonesia sontak menantang eksistensi Honda PCX yang sudah terlebih dulu berada di segmen skutik premium bermesin 150 cc. Sektor model kubikasi dan dimensi lah yang membuat kedua skuter bongsor ini mau tidak mau harus berduel satu sama lain.

Yamaha-NMAX-dan-Honda-PCX.jpg

Yamaha NMAX dan Honda PCX

Berikut ini 13 perbedaan Yamaha NMAX dan Honda PCX versi farOF :

  1. Harga Honda PCX lebih mahal dibandingkan dengan Yamaha NMAX dengan selisih hingga Rp 12,4 juta. Yamaha NMAX dibandrol dengan harga Rp 27,4 juta. Sedangkan Honda melepas PCX seharga Rp 39,8 juta.
  2. Pada bagian depan kedua skutik ini sama-sama memiliki tameng berukuran cukup besar. Yamaha NMAX mempunyai lampu utama ganda yang terpisah, dan lampu sein yang ditaruh di bawah. Sedangkan Honda PCX dilengkapi lampu yang menyatu membentuk simbol sabit.
  3. Bagian panel meter dan setang keduanya juga sangat berbeda. Yamaha NMAX mengadopsi panel meter yang membulat dan model setang bumerang. Sementara Honda PCX mengusung panel meter berfuturistik tajam dan setang yang dilapisi krom.
  4. Model jok yang hampir mirip sama-sama bertingkat. Honda PCX dibekali bagasi 25 liter dan jok yang disertai stopper supaya tidak terbanting saat akan ditutup. Sedangkan, pada Yamaha NMAX dilengkapi dengan bagasi sebesar 23 liter.
  5. Pada bagian belakang, Yamaha NMAX mempunyai lampu-lampu dengan proporsi besar. Sementara Honda PCX mengusung desain tajam dan lampu sein kecil di bawahnya.
  6. Secara keseluruhan, dimensi Yamaha NMAX berukuran lebih bongsor. Dimensi NMAX yaitu 1955x740x1115 mm. Sementara dimensi Honda PCX yaitu 1917x738x1094 mm.
  7. Ukuran ban depan Yamaha NMAX adalah 110/70-13 dengan ban belakang 130/70-13. Hal ini membuat skuter NMAX terlihat lebih gendut. Di sisi lain, Honda PCX dilengkapi ban depan berukuran 90/90-14 dengan ban belakang 100/90-14. Hal ini membuat PCX terlihat lebih ramping, terutama pada bagian kaki-kaki.
  8. Selisih bobot NMAX dan PCX sangat tipis, yaitu hanya 2 kg. Yamaha NMAX memiliki bobot bersih 127 kg. Sementara rivalnya, Honda PCX berbobot 129 kg.
  9. Honda PCX memiliki kubikasi 152,9 cc yang didukung oleh teknologi eSP, tenaga maksimal 13,2 tk @8.500 rpm, dan torsi maksimal 13,7 Nm @5.500 rpm. Sedangkan Yamaha NMAX mempunyai kubikasi 155 cc yang ditopang dengan teknologi Blue Core, tenaga maksimum 14,8 tk @8.000rpm, dan torsi mencapai 14,4 Nm @6.000 rpm.
  10. Sistem pengereman Honda PCX berupa Combi Brake yang dilengkapi rem depan cakram 3 piston dan rem belakang tromol. Sementara Yamaha NMAX memilih double disk brake yang disertai ABS.
  11. Sungguh disayangkan karena Yamaha tidak menanami NMAX dengan fitur-fitur kelengkapan tambahan. Sementara Honda PCX dilengkapi lubang kunci pintar, power outlet, kunci pemanggil, stopper jok, dan lampu hazard.
  12. Honda PCX memadukan antara speedometer jarum dan digital serta memunculkan indikator idling stop dan alarm. Sementara itu, Yamaha NMAX dibenami panel indikator full digital, konsumsi bahan bakar riil, indikator ABS, oil trip meter, dan indikator usia V-Belt.
  13. Perbedaan juga dapat dilihat dari sistem starter Yamaha NMAX dan Honda PCX. NMAX dibantu dengan sistem starter berupa dinamo starter. Sedangkan untuk Honda PCX, sistem starternya menggunakan ACG starter yang disambung ke idling stop system.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...