Langsung ke konten utama

Pengertian serta Perbedaan antara RAM dan ROM

Seperti kita tahu, di dalam ilmu komputer dikenal istilah RAM dan ROM. Sebenarnya, apa sih RAM dan ROM itu? Apa pula perbedaan yang dimiliki keduanya?

perbedaan-ram-dan-rom.jpg

RAM

RAM

RAM (Random Access Memory) adalah sebuah perangkat keras berbentuk chip yang biasanya ditanamkan ke dalam komputer, laptop, notebook, netbook, atau perangkat lainnya. Fungsi RAM yang utama adalah menyimpan data dan memprosesnya. RAM memiliki keunggulan pada kecepatan akses datanya yang lebih singkat. Hanya saja, informasi yang berada di dalam RAM akan hilang ketika perangkat komputer/smartphone dimatikan. Contoh proses kerja RAM adalah saat anda membuka browser internet dan mengakses laman ini.

ROM

ROM (Read Only Memory) adalah suatu perangkat memori yang berisi file BIOS dan hanya bisa dibaca. Data yang ada di dalam ROM sudah diisi langsung oleh pabrik pembuatnya. Chip ROM menyimpan data-data yang dibutuhkan oleh perangkat elektronik untuk melakukan booting. Data yang disimpan ke dalam ROM bersifat permanen, artinya data tersebut tetap akan ada meskipun daya listriknya dicabut/komputer dimatikan. Selain diterapkan di komputer, diketahui ROM juga ditanamkan di Nintendo, Game Boy, dan Sega. ROM pertamakali ditemukan pada tahun 1932 dan sampai saat ini terus dikembangkan.

Perbedaan utama antara RAM dan ROM terletak pada eksistensi data yang disimpannya. Chip ROM akan terus menyimpan data yang berada di dalamnya meskipun daya listriknya diputuskan/komputer dimatikan. Sebaliknya, RAM hanya bisa menyimpan dan mempertahankan data apabila teraliri daya listrik yang stabil. Ketika komputer dimatikan, semua data yang berada di RAM akan langsung hilang seketika.

Selain faktor di atas, perbedaan-perbedaan antara RAM da ROM di antaranya :

1. Waktu Pemakaian

Memori pada ROM digunakan hanya saat booting awal ataupun restart karena di dalamnya tersimpan data berupa BIOS (Basic Input Output System). Data inilah yang berfungsi untuk memastikan seluruh kinerja komputer akan lancar, mempersiapkan sistem operasi, dan memuatnya. Sementara RAM digunakan setelah proses booting selesai dan dipakai untuk menampung data-data yang sedang dijalankan. RAM berpengaruh besar terhadap tingkat kemulusan operasional komputer anda. Semakin tinggi kapasitas memori yang dimiliki RAM, maka performa komputer anda akan semakin terasa enteng.

2. Kecepatan Penulisan Data

Secara garis besar, penulisan data di RAM jauh lebih cepat dibandingkan dengan saat komputeri menulis data di ROM. Bahkan kecepatan suatu RAM bisa mencapai hingga 50 MHz. Hal ini disebabkan karena data di RAM bersifat sementara, kapasitas memori RAM lebih besar, dan dukungan perangkat yang menyertai RAM.

3. Kapasitas Penyimpanan Data

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kapasitas memori RAM jauh lebih besar dibandingkan dengan ROM. Rata-rata RAM yang tersedia saat ini mampu menampung data sebesar 16 GB. Sedangkan dukungan memori ROM yang paling besar hanyalah 4 MB. Kapasitas memori ROM memang sangat kecil karena data yang harus disimpan pun memiliki ukuran yang kecil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...