Langsung ke konten utama

Perbedaan antara Komodo, Kadal, dan Cicak

Apakah perbedaan antara komodo, kadal, dan cicak? Hayo siapa nih yang suka melihat berbagai hewan di kebun binatang? Wah, bahkan Anda punya koleksi beberapa hewan di rumah ya? Salut deh. Nah, sebagai pencinta binatang, tahukah Anda kalau komodo itu berbeda dengan kadal ataupun cicak?

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mengartikan komodo sebagai biawak besar yang panjangnya dapat mencapai 5 m dengan berat sekitar 150 kg, ekornya pipih, kepalanya bermoncong, lidahnya panjang bercabang di ujungnya dengan warna kuning kemerah-merahan, terdapat di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Kadal, atau disebut pula sebagai bengkarung, adalah binatang melata berkaki empat dan berekor, tubuhnya bersisik, berkilat, berwarna hijau, kekuning-kuningan. Dan cicak/cecak yaitu binatang merayap, biasa hidup di rumah (pada langit-langit, di dekat lampu), makanannya binatang kecil (nyamuk dan sebagainya), dan sering berbunyi cek cek.

Sebelum mencari tahu apa sih bedanya antara komodo, kadal, dengan cicak, yuk kita berkenalan terlebih dahulu dengan masing-masing binatang ini!

perbedaan-komodo-kadal-cicak.jpg

Komodo

Komodo (Varanus komodoensis) adalah spesies kadal terbesar di dunia yang termasuk dalam famili Varanidae. Biawak raksasa ini hidup di Pulau Komodo, Flores, Rinca, Gili Dasami, dan Gili Motang di Nusa Tenggara, Indonesia. Rata-rata komodo mempunyai panjang sekitar 2-3 m dan bobotnya mencapai lebih dari 70 kg. Spesimen liar yang pernah ada memiliki panjang sebesar 3,13 m dan berat kurang lebih 166 kg.

Komodo mempunyai ekor yang ukurannya sama panjang dengan tubuhnya. Binatang ini memiliki 60 buah gigi yang berukuran 2,5 cm dan bergerigi tajam. Air liur komodo mengandung bakteri mematikan yang hidup di mulutnya. Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning, dan bercabang. Lidah ini digunakan untuk mendeteksi rasa dan mencium stimuli.

Kadal

Kadal adalah binatang bersisik berkaki empat yang tergolong dalam kelompok reptil. Jadi istilah kadal mencakup seluruh binatang yang termasuk Upaordo Lacertilia seperti cecak, tokek, biawak, iguana, bunglon, cecak terbang, dan sebagainya. Namun kebanyakan masyarakat Indonesia menganggap kadal sebagai hewan bertubuh kecil, bersisik licin, berkilau, dan hidup di atas tanah. Kadal yang biasa disebut adalah skink dari golongan famili Scincidae atau anggota infraordo Scincomorphia. Contohnya yaitu kadal kebun (Mabuya multifasciata).

Kadal merupakan hewan berdarah dingin sehingga ia kerap berjemur untuk memudahkannya dalam beradaptasi. Kadal juga memiliki sirip-sirip yang bervariasi yang terbentuk dari zat tanduk. Sebagian besar sisik kadal berkilau, bertekstur halus, dan terkesan licin/seakan-akan berminyak. Pada umumnya, kadal dapat menumbuhkan kembali ekor dan tungkai yang telah terputus.

Cecak

Cecak adalah binatang reptil yang termasuk dalam famili Gekkonidae di upaordo Lacertilia. Binatang ini biasanya hidup secara merayap di dinding serta pohon, termasuk pohon cemara dan pohon pinus. Kebanyakan cokelat berwarna abu-abu, meski ada pula cecak yang berwarna cokelat kehitam-hitaman. Ukuran panjang tubuh cecak kurang lebih sekitar 10 cm.

Ada berbagai macam jenis cecak di dunia, di mana tiga di antaranya sering dijumpai tinggal di rumah antara lain cecak tembok, cecak kayu, dan cecak gula. Cecak cenderung menyukai serangga terutama nyamuk. Tahukah Anda, cecak terbang (Draco spp) sebenarnya tidak termasuk dalam cecak (Gekkonidae), melainkan kadal agamid (Agamidae).

Perbedaan

Dalam mengupas perbedaan antara komodo, kadal, dan cecak ini, marilah kita sepakat terlebih dahulu dalam mengartikan kadal. Pengertian kadal yang akan dipakai di sini adalah pengertian yang banyak dipahami oleh masyarakat Indonesia, bukan pengertian kadal secara ilmiah. Jadi kadal merupakan binatang yang termasuk dalam famili Scincidae.

Catat poin-poin perbedaan antara ketiga binatang ini sebagai berikut!

  1. Komodo termasuk dalam famili Varanidae, kadal tergolong dalam Scincidae, dan cecak merupakan anggota Gekkonidae.
  2. Komodo hanya dapat dijumpai di Indonesia. Sedangkan kadal dan cecak bisa ditemukan di hampir seluruh bagian dunia.
  3. Rata-rata komodo berukuran 2-3 m, kadal berukuran 20-30 cm, dan cecak berukuran sekitar 10-15 cm.
  4. Bobot tubuh komodo jauh lebih berat dibandingkan dengan kadal dan cecak.
  5. Komodo adalah karnivora. Tetapi kadal dan cecak merupakan omnivora.
  6. Semua jenis komodo dan cecak mempunyai ular. Namun ada jenis kadal yang tidak berkaki yaitu kadal ular kaca.
  7. Berbeda dengan kadal dan cecak yang sanggup menumbuhkan kembali ekornya yang terputus, komodo tidak mampu melakukannya.
  8. Air liur komodo mengandung bakteri yang sangat mematikan. Sementara itu, air liur kadal dan cecak tidak mengandung bakteri yang mematikan.
  9. Komodo diselimuti oleh kulit yang sangat keras, kadal bersisik mengkilap, serta cecak berkulit dengan warna abu-abu.
  10. Cecak sangat pandai merayap di dinding. Kadal tidak terlalu pandai merayap di dinding. Sebaliknya komodo sama sekali tidak bisa memanjat di permukaan dinding.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...