Langsung ke konten utama

Perbedaan Morfologi Udang dan Kepiting

Ditinjau dari morfologi yang dimilikinya, apakah beda udang dan kepiting? Kita mengenal udang serta kepiting sebagai binatang yang memiliki habitat di lingkungan perairan. Khusus untuk kepiting, hewan ini bisa bertahan hidup di daratan. Perbedaan udang dengan kepiting cukup mudah diketahui karena kedua hewan ini memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, udang adalah binatang tidak bertulang, hidup dalam air, berkulit keras, berkaki sepuluh, berekor pendek, dan bersupit dua pada kaki depannya. Sedangkan kepiting yaitu ketam yang hidup di pantai, berkaki sepuluh dengan dua di antaranya berupa supit yang tajam, punggungnya keras berwarna hijau kehitam-hitaman selebar telapak tangan,

morfologi-udang-dan-kepiting.jpg

Udang

Udang merupakan hewan yang hidup di perairan seperti sungai, danau, dan laut. Udang bisa ditemukan di air tawar, air payau, dan air laut baik di permukaan air atau di kedalaman ribuan meter di bawah permukaan air. Tubuh udang bisa dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian kepala dan bagian badan. Bagian kepala udang menyatu dengan bagian dada yang terdiri atas 13 ruas. Sedangkan bagian badan terdiri dari 6 ruas dengan ekor kipas sebanyak 6 lembar dan 1 telson di ujungnya.

Udang memiliki sepasang mata majemuk yang bertangkai dan bisa digerakkan. Mulutnya terletak di bagian bawah kepala dengan rahang yang kuat. Ia juga mempunyai sepasang sungut yang kecil, sepasang sirip kepala, sepasang alat pembantu rahang, dan 5 pasang kaki jalan. Di bagian dalam tubuh udang terdapat jantung, insang, dan hepatopankreas.

Kepiting

Kepiting adalah binatang yang dapat hidup di air dan darat serta mempunyai ekor yang sangat pendek. Kepiting mempunyai cangkang yang sangat keras dari kitin sebagai pelindung tubuhnya. Kepiting juga memiliki senjata untuk melindungi dirinya berupa sepasang capit. Ukuran kepiting bermacam-macam sesuai dengan jenisnya.

Kepiting sejatinya memiliki 5 pasang kaki, di mana sepasang kaki depannya telah termodifikasi menjadi sepasang capit yang tidak digunakan untuk bergerak melainkan untuk pertahanan diri. Sebagian besar kepiting mempunyai perut yang terlipat ke bawah. Mulutnya ditutupi oleh maxilliped yang rata dengan bagian depan dari carapace yang tidak membentuk sebuah rostrum yang panjang. Kepiting dilengkapi dengan insang yang terbentuk dari pelat-pelat pipih yang disebut phyllobranchiate.

Perbedaan

Berikut ini perbedaan-perbedaan antara udang dan kepiting berdasarkan morfologi yang dimiliki oleh kedua hewan ini!

  1. Udang mempunyai 5 pasang kaki dan 1 pasang capit. Sedangkan kepiting memiliki 5 pasang kaki, di mana 1 pasang kaki depannya telah dimodifikasi menjadi capit.
  2. Bentuk sendi pada kaki udang dan kepiting berbeda yang mempengaruhi gaya berenangnya. Udang berenang ke arah depan dan kepiting berenang/berjalan dengan arah ke samping.
  3. Udang hanya dapat bertahan hidup di perairan. Namun tidak sedikit kepiting yang bisa hidup dengan baik di perairan dan daratan.
  4. Insang kepiting berbentuk mirip seperti insang udang, tetapi strukturnya berbeda.
  5. Kepiting mempunyai cangkang yang lebih keras daripada cangkang udang.
  6. Postur tubuh udang berbentuk memanjang. Berbeda dengan postur tubuh kepiting yang berbentuk melebar.
  7. Udang mempunyai ekor yang lebih panjang dibandingkan dengan ekor kepiting.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...