Langsung ke konten utama

Perbedaan Aerobik dan Fitness yang Sebenarnya

Apakah perbedaan antara aerobik dan fitness? Olahraga kini sudah berubah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Ada banyak sekali orang-orang yang berolahraga bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi kegiatan yang menunjang kehidupannya. Hal ini didukung dengan banyaknya ragam dari olahraga yang bermunculan. Kalau dulu kita mungkin hanya mengenal jogging, bersepeda, renang, atau permainan olahraga. Tetapi sekarang sudah semakin banyak olahraga dalam bentuk fitness atau latihan beban serta senam aerobik.

Latihan beban biasanya dilakukan di pusat kebugaran (fitness center). Di sini banyak terdapat alat-alat olahraga yang berguna untuk melatih otot-otot tubuh kita dengan mengangkat beban yang memiliki berat tertentu seperti barbel dan dumbel. Beberapa fitness center juga menyediakan fasilitas khusus untuk membernya melakukan latihan-latihan lain agar mereka tidak merasa bosan, pilihan latihannya kian variatif, serta bagian tubuh yang dilatih pun semakin banyak. Salah satunya ialah latihan senam aerobik.

perbedaan-aerobik-dan-fitness.jpg

Tentu saja, latihan senam aerobik dengan fitness/latihan beban sangatlah berbeda. Perbedaan antara kedua jenis latihan tersebut adalah sebagai berikut!

  1. Latihan

Tentu saja latihan-latihan yang harus Anda kerjakan saat melakukan aerobik serta fitness sama sekali berbeda. Latihan aerobik terdiri dari senam, dance, jogging, treadmill, bicycling, squash, dan lain-lain. Sementara itu, latihan beban dilaksanakan dengan mengangkat beban dalam bentuk alat-alat fitness dengan model dan pemakaian yang beraneka ragam. Latihan beban juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan beban tubuh sendiri seperti push up, sit up, squat jump, dan sebagainya.

  1. Kegunaan

Gerakan yang berbeda membuat manfaat aerobik dan fitness untuk tubuh kita pun tidak sama. Meskipun keduanya sama-sama berfungsi untuk mendukung kesehatan dan membakar kalori. Latihan aerobik sangat bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan organ-organ bagian dalam lainnya serta kelancaran sistem pernapasan dan peredaran darah. Sedangkan fitness dalam hal ini adalah latihan beban berguna untuk membangun otot-otot dan tulang sehingga postur menjadi semakin menarik.

  1. Sumber Energi

Saat melakukan aerobik, kita akan melakukan gerakan yang sangat lincah. Butuh oksigen yang sangat banyak sebagai sumber energi untuk mendukung kelancaran aktivitas tersebut. Berbeda dengan latihan beban yang begitu menguras tenaga. Tidak cukup hanya oksigen, Anda juga membutuhkan sumber energi yang berasal dari sumber kimiawi lainnya yang ada di dalam tubuh. Misalnya seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

  1. Detak Jantung

Latihan beban hanya akan membuat seluruh otot tubuh Anda merasa kesakitan, tanpa terlalu banyak menguras pernafasan. Sebaliknya Anda pasti akan ngos-ngosan setelah melakukan latihan aerobik. Bahkan kecepatan detak jantung Anda bisa mencapai lebih dari 70% dari kecepatan detak jantung maksimum. Ada trik untuk mengetahui kecepatan detak jantung maksimum. Untuk pria, angka 220 dikurangi usia saat ini. Sedangkan wanita yakni 225 dikurangi usia Anda.

  1. Pembakaran Kalori

Masih ada beberapa perbedaan pendapat mengenai latihan mana yang lebih bagus digunakan untuk membakar kalori yang terdapat di dalam tubuh seseorang. Sebagian orang menganggap latihan beban jauh lebih baik dilakukan saat Anda ingin membakar kalori. Bahkan keunggulannya mencapai lebih dari lima kali lipat. Namun tidak sedikit pula orang yang mengatakan kalau Anda ingin membakar kalori, rutinlah berolahraga aerobik. Barulah setelah beban Anda sudah ideal, lakukan latihan beban untuk membangun otot.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...