Langsung ke konten utama

Apa sih Bedanya Bulu dan Rambut?

Anda mungkin pernah bertanya-tanya sendiri apa sih perbedaan antara bulu dengan rambut? Sebab kenyataannya masih banyak sekali orang Indonesia yang salah kaprah dalam menyebut antara bulu dan rambut. Tidak sedikit dari kita yang sering menyebutkan bulu kucing, rambut ayam, bulu hidung, dan sebagainya. Anehnya sebutan yang salah tersebut malah dianggap wajar-wajar saja. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya mengetahui perbedaan-perbedaan antara rambut dan bulu dengan pasti.
BULU
perbedaan-bulu-dan-rambut.jpg
Bulu adalah struktur yang bersifat kedap air yang menutupi tubuh unggas atau burung. Bulu terdiri atas beberapa bagian. Bagian yang paling kecil dari bulu yaitu barbules. Bagian ini melekat pada barbs yang kemudian akan bercabang ke samping dari rachis (sumbu utama bulu). Kumpulan dari beberapa barbs akan membentuk bulu halus yang disebut vane. Sedangkan calamus ialah tangkai pangkal yang menghubungkan bulu dengan folikel kulit.
Warna yang terdapat pada bulu dipengaruhi oleh tiga pigmen di antaranya melanin (hitam, kelabu, cokelat), prophyrin (variasi merah, cokelat, hijau), dan karotenoid (merah pekat, kuning, jingga). Sebagian besar ilmuwan mempercayai bahwa bulu merupakan perkembangan dari sisik yang terdapat pada reptil. Faktor yang memicu perkembangan bulu adalah adaptasi untuk terbang dan pengaturan suhu tubuh.
Setidaknya bulu mempunyai 4 fungsi utama, yaitu :
  1. Insulasi
  2. Aerodinamika
  3. Komunikasi
  4. Kamuflase
Beberapa unggas/burung melakukan modifikasi terhadap bulu di tubuhnya sehingga memiliki fungsi tambahan. Misalnya berenang, memproduksi suara, menarik perhatian lawan jenis, mendengar, dan membantu saat terbang.
RAMBUT
perbedaan-rambut-dan-bulu.jpg
Rambut pada hakikatnya merupakan lapisan tebal dari rambut-rambut halus yang menutupi kulit mamalia. Susunan rambut secara anatomis terdiri dari akar rambut (root, bulb, knob), batang rambut (shaft), dan ujung rambut (top). Semua mamalia pada umumnya mempunyai susunan rambut yang sama yaitu kutikula, korteks, dan medulla. Tetapi ada sejumlah aspek yang membedakan antara rambut manusia dengan rambut binatang.
Rambut binatang memiliki tekstur yang lebih kasar dengan pigmen yang seragam dan terletak di tengah atau tepi. Sedangkan rambut manusia mempunyai tekstur yang lembut dan pigmen yang tersebar di sepanjang batang rambut. Bagian kutikula rambut binatang memiliki sisik yang besar dengan medula yang lebar menyambung dan korteks yang tipis. Berbeda dengan kutikula pada rambut manusia yang lebih kecil dan medula yang sempit terputus atau menyambung serta korteks yang tebal.
Perbedaan antara rambut manusia dan rambut binatang tidak hanya dari segi anatominya saja. Penyebutannya dalam bahasa inggris pun berbeda. Rambut manusia dinamakan hair. Tetapi rambut binatang biasa disebut fur, meskipun tidak sedikit pula orang yang salah kaprah sebab menyebutnya hair. Sementara itu, sebutan bulu dalam bahasa inggris adalah feather. Yang menarik orang asing sudah pintar dalam membedakan rambut dan bulu. Mereka tidak pernah salah menyebut rambut kucing (cat fur) atau bulu ayam (chicken feather).
KESIMPULAN
Uraian di atas seharusnya sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan apa perbedaan antara bulu dan rambut. Sebab pada dasarnya bulu memang tidak sama dengan rambut. Kedua kata ini mempunyai perbedaan yang sangat jelas. Selalu ingat bahwa rambut hanya dimiliki oleh mamalia. Sedangkan bulu dimiliki oleh unggas dan burung. Jadi manusia sama sekali tidak mempunyai bulu. Semua yang tumbuh di kepala, mata, hidung, dada, tangan, kaki, ketiak, dan bagian tubuh lainnya adalah rambut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...