Langsung ke konten utama

Perbedaan Pelabuhan dan Dermaga yang Mendasar

Kebanyakan masyarakat awam kurang mengetahui perbedaan antara pelabuhan dan dermaga. Pada dasarnya, pelabuhan adalah semacam terminal bagi kapal dan dermaga merupakan area bersandarnya. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), pelabuhan ialah tempat untuk berlabuh. Sedangkan perngertian dermaga yaitu tembok rendah yang memanjang di tepi pantai menjorok ke laut di kawasan pelabuhan. Dermaga biasanya digunakan untuk pangkalan dan bongkar muat barang.

perbedaan-pelabuhan-dan-dermaga.jpg

Pelabuhan

Pelabuhan merupakan tempat berlabuh bagi kapal dan perahu. Tempat ini terdiri atas daratan dan lautan yang memiliki batas-batas tertentu. Pelabuhan umumnya dipakai untuk mendukung kegiatan di bidang pemerintahan dan ekonomi seperti tempat kapal bersandar, tempat naik turun penumpang, tempat bongkar muat barang, tempat perpindahan intra, dan tempat pergantian antar moda transportasi. Segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas penyelenggaraan pelabuhan disebut kepelabuhan.

Ragam pelabuhan dapat dikelompokkan berdasarkan aspek alam, pelayanan, lingkup pelayaran, kegiatan perdagangan luar negeri, kapal yang diperbolehkan singgah, pengawasan bea cukai, kegiatan pelayaran, serta peran dalam pelayaran. Di antaranya meliputi pelabuhan terbuka, pelabuhan tertutup, pelabuhan umum, pelabuhan khusus, pelabuhan hub, pelabuhan internasional, pelabuhan nasional, pelabuhan regional, pelabuhan lokal, pelabuhan ekspor, pelabuhan impor, pelabuhan laut, pelabuhan pantai, pelabuhan samudera, pelabuhan nusantara, pelabuhan rakyat, pelabuhan trasito, dan pelabuhan feri.

Dermaga

Pengertian secara prinsip, dermaga adalah bagian dari pelabuhan yang berfungsi untuk area persandaran kapal. Jadi ini merupakan tempat tambatan kapal. Kegiatan di dermaga meliputi aktivitas naik turun penumpang kapal, aktivitas bongkar muat barang, dan sebagainya. Termasuk di dalamnya juga aktivitas mengisi bahan bakar kapal dan memasukkan bekal perjalanan bagi awak kapal.

Menurut peruntukkannya, jenis-jenis dermaga bisa dibedakan menjadi dermaga barang umum, dernaga peti kemas, dermaga curah, dermaga khusus, dermaga marina, dan dermaga kapal ikan. Sementara pembagian dermaga berdasarkan bentuknya antara lain dermaga quay wall, dermaga dolphin, dan dermaga system jetty.

Perbedaan

Setelah mencemarti penjelasan secara singkat di atas, pasti Anda sudah mengetahui perbedaan yang mendasar antara pelabuhan dan dermaga kan? Tepat sekali! Pelabuhan adalah tempat kapal berlabuh secara luas yang berisi beranekaragam sarana dan prasarana yang dapat mendukung kelancaran transportasi di air, termasuk salah satu fasilitas di dalamnya yakni dermaga. Di sisi lain dermaga merupakan area persandaran kapal yang terletak di dalam pelabuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...

Perbedaan Pengiriman Barang ke Hongkong Pakai Pesawat dan Kapal

  Pengiriman barang dari Indonesia ke Hongkong dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu menggunakan pesawat udara (air cargo) dan kapal laut (sea freight) . Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan tergantung pada jenis barang, anggaran, dan urgensi pengiriman. 1. Kecepatan Pengiriman Penggunaan pesawat jelas unggul dari sisi kecepatan. Pengiriman barang ke Hongkong lewat jalur udara biasanya hanya memerlukan 1–3 hari kerja hingga barang tiba di Hongkong, tergantung dari rute dan jadwal penerbangan. Ini sangat cocok untuk barang yang sifatnya mendesak, mudah rusak, atau bernilai tinggi. Sementara itu, pengiriman lewat kapal memerlukan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 1–3 minggu , tergantung pelabuhan keberangkatan, pelabuhan tujuan, dan kondisi operasional pelayaran. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk barang dalam jumlah besar yang tidak membutuhkan pengiriman cepat. 2. Biaya Pengiriman Dari segi biaya, peng...