Langsung ke konten utama

Perbedaan Ikan Lele Dumbo, Sangkuriang, dan Mutiara

Sudah lama masyarakat Indonesia mengenal ikan lele sebagai ikan konsumsi. Ikan air tawar ini memang mempunyai daging yang rasanya enak, gurih, dan teksturnya sangat lembut. Ikan lele juga memiliki duri yang tidak terlalu banyak dan tersusun rapi. Hal ini sangat memudahkan kita dalam menyantap daging ikan lele. Biasanya sih ikan lele dimasak dengan cara digoreng. Lalu saat penyajiannya tidak lupa didampingi dengan sambal. Ada salah satu kuliner dari ikan lele yang sangat terkenal yaitu pecel lele.
Tahukah Anda, ada banyak sekali jenis-jenis ikan lele yang dibudidayakan oleh para peternak di Indonesia. Para peternak tersebut umumnya memilih jenis ikan lele yang berkualitas unggul agar dapat memberikan keuntungan yang besar. Anda tentu sudah pernah mendengar nama ikan lele dumbo? Yap, ini merupakan salah satu jenis ikan lele yang banyak dibudidayakan. Tapi karena kualitas gennya semakin menurun, maka dikembangkan jenis-jenis yang lain. Dua di antaranya adalah ikan lele sangkuriang dan ikan lele mutiara.
Mari kita mengenal ikan lele dumbo, ikan lele sangkuriang, dan ikan lele mutiara.
Ikan Lele Dumbo
perbedaan-ikan-lele-dumbo.jpg
Ikan lele dumbo adalah jenis ikan lele yang berkualitas unggul. Kelebihan utama dari ikan ini yaitu tingkat pertumbuhannya yang lebih cepat daripada ikan lele lokal. Jenis ikan lele ini pun mampu bertahan hidup di dalam air yang memiliki kandungan oksigen rendah hingga air yang mengandung lumpur. Ini dikarenakan ikan lele dumbo mempunyai arborescent sebagai organ pernapasan tambahan. Bahkan dengan organ ini pula, ikan lele dumbo mampu bertahan hidup di darat asalkan udaranya cukup lembab.
Ikan lele dumbo mempunyai lapisan daging yang lebih tebal ketimbang ikan lele lokal sehingga bobotnya lebih berat. Nafsu makan ikan lele ini tinggi sekali. Dia mau memakan hampir semua pakan yang diberikan. Inilah yang membuat kemampuan tumbuhnya sangat cepat. Keunikan dari ikan lele dumbo adalah senang melompat ke daratan, terutama saat malam hari. Ikan lele dumbo biasanya melakukan pemijahan di sepanjang musim penghujan antara bulan Oktober sampai bulan April. Salah satu pemicunya adalah tingginya genangan air di kolam.
Ikan Lele Sangkuriang
perbedaan-ikan-lele-sangkuriang.jpg
Kemunculan ikan lele sangkuriang disebabkan oleh kualitas gen ikan lele dumbo yang semakin menurun setiap tahunnya. Penyebabnya adalah kesalahan peternak dalam melakukan upaya perkawinan ikan tersebut. Ikan lele sangkuriang merupakan hasil perkawinan silang antara ikan lele dumbo generasi kedua (F2) dengan ikan lele dumbo generasi keenam (F6). Ikan lele jenis sangkuriang pertama kali diperkenalkan oleh Menteri Keuangan pada tahun 2004. Keunggulan utamanya yaitu kemampuannya dalam menghasilkan telur mencapai 40.000-60.000 butir.
Kemudian pada tahun 2010 ditemukan juga ikan lele sangkuriang II oleh BBPBAT. Ikan lele ini dihasilkan dari persilangan antara ikan lele dumbo generasi keenam (F6) dengan ikan lele afrika generasi kedua (F2). Ikan lele sangkuriang II mempunyai tingkat pertumbuhan yang lebih baik daripada ikan lele sangkuriang. Bahkan ikan lele sangkuriang II pun mampu tumbuh besar sekali dengan bobot mencapai 7 kg. Kelebihan lain dari jenis ikan lele ini yaitu pakan yang kita berikan akan digunakan secara maksimal untuk pembentukan daging.
Ikan Lele Mutiara
perbedaan-ikan-lele-mutiara.jpg
Ikan lele mutiara adalah jenis ikan lele varietas unggul yang paling baru ditemukan. Ikan lele ini dihasilkan oleh BPPI Sukamandi dan dilepaskan ke masyarakat berdasarkan Keputusan Menteri No. 77/KEPMEN-KP/2015. Ada kelebihan-kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh lele mutiara dibandingkan ikan lele dumbo atau sangkuriang. Di antaranya kecepatan pertumbuhannya mencapai 10-40 persen, masa pemeliharaannya lebih singkat, keseragaman ukuran tubuh ikan, dan memiliki tingkat FCR (Feed Conventon Ratio) relatif lebih rendah.
Selain itu, ikan lele mutiara juga memiliki kemampuan daya tahan terhadap penyakit yang relatif tinggi. Begitu pula dengan toleransinya terhadap kondisi lingkungan juga sangat baik. Diketahui bahwa ikan lele mutiara mempunyai produktivitas telur yang relatif tinggi mencapai 20-70 persen lebih banyak daripada jenis-jenis ikan lele yang lain. Oleh karena itu, tidak sedikit para peternak ikan lele di Indonesia yang mulai beralih membudidayakan ikan lele mutiara. Anda juga mungkin ikut tertarik mencobanya?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Perbedaan Pengiriman Barang dari Jepang ke Indonesia

  Pengiriman barang dari Jepang ke Indonesia dapat dilakukan melalui beberapa metode, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah perbedaan utama dalam metode pengiriman yang dapat Anda pertimbangkan: 1. Pengiriman Udara Kecepatan : Pengiriman udara adalah metode tercepat, biasanya memakan waktu antara 2 hingga 7 hari kerja. Cocok untuk barang yang perlu segera sampai. Biaya : Biaya pengiriman udara umumnya lebih tinggi dibandingkan metode lain, terutama untuk barang dengan berat yang lebih besar. Keamanan : Pengiriman udara memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dengan risiko kerusakan atau kehilangan barang yang lebih rendah. Batasan Barang : Beberapa barang mungkin tidak diperbolehkan untuk dikirim melalui udara, terutama barang berbahaya atau yang mudah terbakar. 2. Pengiriman Laut Biaya : Pengiriman laut biasanya lebih ekonomis untuk barang dalam jumlah besar atau berat, dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan pengiriman udara. Waktu : Pengiriman laut leb...

Peluang Ekspor Ikan Tropis Indonesia ke Italia yang Terus Meningkat

  Italia merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki konsumsi ikan tinggi. Hidangan laut seperti spaghetti alle vongole , grilled tuna steak , hingga risotto ai frutti di mare menjadi bagian penting dari kuliner khas negeri tersebut. Dengan permintaan yang besar dan beragam jenis produk perikanan, peluang ekspor ikan tropis Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati laut yang melimpah. Jenis ikan tropis seperti tuna, cakalang, mahi-mahi, kakap merah, dan kerapu memiliki nilai jual tinggi di pasar Eropa, terutama Italia. Ikan-ikan tersebut banyak digunakan oleh restoran Italia untuk hidangan segar, olahan beku, maupun produk siap saji. Selain itu, produk hasil laut Indonesia dikenal memiliki kualitas daging yang tebal, rasa gurih alami, dan warna daging yang menarik. Hal ini menjadikannya kompetitif dibandingkan produk dari negara lain seperti Filipina atau Thailand. Beberapa pelaku industri Italia bah...

Perbedaan Pengiriman Barang dari Indonesia ke China via Udara dan Laut

  Pengiriman barang dari Indonesia ke China dapat dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu jalur udara dan jalur laut. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan pengiriman, jenis barang, dan anggaran yang tersedia. 1. Kecepatan Pengiriman Jalur udara merupakan pilihan tercepat. Pengiriman barang ke China melalui pesawat biasanya memakan waktu antara 1 hingga 5 hari kerja, tergantung kota tujuan di China dan layanan yang digunakan. Sementara itu, pengiriman via laut jauh lebih lambat, dengan estimasi waktu antara 10 hingga 30 hari. Ini karena kapal laut bergerak lebih lambat dan biasanya melalui rute yang lebih panjang, ditambah waktu bongkar muat di pelabuhan. 2. Biaya Pengiriman Biaya menjadi salah satu faktor utama dalam memilih jalur pengiriman. Pengiriman melalui udara cenderung lebih mahal, terutama untuk barang dengan berat atau volume besar. Sebaliknya, pengiriman via laut jauh lebih ekonomis untuk barang dalam juml...